
Indonesia identik dengan negara yang penuh dengan bom, sarang teroris, dan lain julukan yang kurang mengenakkan kita sebagai sebuah bangsa. Sehingga banyak negara memberlakukan travel warning, dan itulah salah satu alasan keterpurukan industri pariwisata di Indonesia. Jika kita terus-menerus berkutat dengan mengeploitasi wisatawan dengan tujuan leisure saja, maka akan sulit diharapkan untuk menuai kunjungan wisatawan mancanegara sebagai pendapatan devisa negara. Jenis wisatawan ini sangat rentan terhadap isu-isu politik dan keamanan.
Ironis memang, Indonesia yang merupakan negara dengan beragam kekayaan budaya dan alam, tertinggal dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia. Singapura, dapat dikatakan hampir tidak mempunyai kekayaan alam, begitu juga Malaysia tidak sekaya alam Indonesia. Bahkan Malaysia dinobatkan sebagai ?The World?s Best Destination? oleh majalah Global Traveler. Disamping itu, karakter orang Indonesia yang senang bepergian ke luar negeri sebagai gaya hidup. Dapat dilihat kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Malaysia meningkat tajam dari 621 ribu pada tahun 2003 menjadi 1,22 juta di tahun 2006.